Ekonomi

Sejahterakan Petani Sulteng Lewat Program On Farm dan Lumbung Pangan Desa

Talkshow terkait prgoram On Form dan Lumbung Pangan Desa. (Tri novian/KabarSelebes.com)

PALU, KabarSelebes.com – Guna mensejahterahkan kehidupan petani serta mejamin ketersediaan pangan, kini pelbagai upaya terus digalakan khususnya oleh Perusahaan Umum (Perum) Bulog untuk wilayah Sulawesi Tengah melalui sosialisasi program ‘On Farm’ dan ‘Lumbung Pangan Desa’ pada Kamis 9 Maret 2017.

Sosialisasi kedua program itu, turut dihadiri 3 narasumber yaitu Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Ir. Imam Subowo MM, Aisten II Bidang Perekonomian Dr. Ir Bunga Elim Somba M.Sc, serta Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Trie Iriany Lamakampali MM.

Sosialisasi yang berlangsung kurang lebih 2 jam tersebut, utamanya membahas tujuan dari pelaksanaan kedua program yang kedepan ikut menjadi fokus dari Bulog pusat serta daerah.

Ir. Imam Subowo menjelaskan, pelaksanaan program ‘On Farm’ bulog dilaksanakan bekerjasama dengan sejumlah pihak baik itu Bank, Asuransi serta Bumdes tersebut, nantinya akan saling bersinergi untuk dapat mensejahterahkan petani.

Salah satu contohnya, melalui sistem pinjam modal dari Bank oleh petani. Namun sebelumnya telah kerjasama dengan pihak Bulog dengan menyediakan kredit yang dibayar Bulog.

Namun kata dia, dengan catatan bahwa hasil pertanian akan dibeli oleh Bulog sesuai dengan kisaran harga yang tentunya tidak merugikan petani.

“Misalnya begini, ada petani yang ingin meminjam modal di Bank untuk menanam, namun sebelumnya Bank telah MoU dengan Bulog untuk memberikan peminjaman. Namun catatan, petani akan menjual hasilnya langsung ke Bulog,” tukas Ir. Imam Subowo.

Sehingga, pada akhirnya kerjasama yang dijalin dapat menjamin kesejahteraan petani, menjamin ketersediaan pangan menjadi aman, bahkan dapat mendorong terciptaya surplus.

Sementara untuk lumbung desa sendiri, diakuinya akan bertugas sebagai penyerap hasil pangan yang telah diproduksi petani. Bukan hanya sebagai penyerap, bekerjasama dengan Badan usaha milik desa (bumdes), Lumbung pangan desa, akan menjadi penyedia stok bahan pangan khususnya buat masyrakat yang tidak mampu di daerah tersebut.

“Jadi kesemuanya saling berkaitan dalam menjalankan kedua program yang dimaksud,” tutupnya. (Tri)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top