Sulawesi Selatan

Pihak Sekolah Akan Berhentikan Siswa Pelaku Penganiayaan di SMA Toraja Utara

salah satu siswa yang jadi korban aksi tindakan kekerasan dari sejumlah seniornya.(Foto:Ist)

TORAJA UTARA, KabarSelebes.com – Pihak Sekolah SMA Kristen Barana, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selata, menganggap aksi kekerasan yang terjadi pada puluhan siswa adalah pendidikan fisik yang sudah melanggar diantara para senior dan junior, dan akan menindak serta memberhentikan sejumlah pelajar yang melakukan aksi kekerasan tersebut.

Aksi kekerasan ini akan ditindak lanjuti oleh pihak sekolah yang sudah mencoreng nama baik sekolah dan akan memberi sanksi keras kepada sejumlah pelajar yang berbuat tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Mendidik dengan keras adik-adiknya dalam bentuk didikan fisik, yang mana di tempat kami ini sangat-sangat tidak diperbolehkan. Diaturan itu kalau mereka melakukan itu, sanksinya adalah pemecatan dari SMA Kristen Barana,” tegas Kepala Sekolah SMA Kristen Barana, Yusuf Pongsibidang, Senin kemarin (13/3/2017).

BACA JUGA:

Anggota DPRD Toraja Utara Minta Pelaku Penganiayaan di SMA Barana Diberi Sanksi Tegas

Puluhan Orang Tua Siswa Kecam Aksi Penganiayaan di SMA Toraja Utara

Tragis, Puluhan Siswa di SMA Toraja Utara Disekap dan Dianiaya Seniornya

 

Kami akan proses dan selediki siapa-siapa saja yang melakukan aksi tersebut, apa penyebabnya kami akan selediki.

“Kami sedang proses menyelidiki, apa penyebabnya dan hal-hal yang terkait soal aksi kekerasan itu. Sanksi terberat adalah pemecatan dari semua pelajar yang ikut dalam aksi kekerasan itu. Sanksi ini juga sudah disetujui oleh semua siswa dan orang tua ketika masuk ke sekolah ini,” tandas Yusuf. (jufri)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top