News

Dibunuh Saat Hamil, Gubernur Sulteng Minta Pelaku Pembunuh Wartawati Dihukum Berat

Gubernur Sulteng Lognki Djanggola saat menjenguk jenazah Marian Amanda wartawan Harian Palu Ekspres.(Foto: JGB)

PALU, KabarSelebes.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menegaskan pelaku pembunuh wartawati Surat Kabar Harian Palu Ekspres, Maria Yeane Agustuti dihukum seberat-beratnya. Bahkan bila memungkinkan dari sisi hukum dapat dihukum mati.

Demikian dikatakan Gubernur Longki saat melayat ke rumah duka di Jalan Tanjung Manimbaya, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Minggu, 19 Maret 2017 sekira pukul 16.30 Waktu Indonesia Tengah.

“Dari penyampaian keluarga mendiang Maria dalam keadan hamil tiga bulan. Ini artinya pelaku telah menghilangkan dua nyawa sekaligus, karena ia harus dihukum seberat-beratnya. Bila perlu dihukum mati,” tandas Kepala Daerah yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini.

Gubernur Longki juga menyampaikan ke depan Pemerintah Provinsi Sulteng akan kian memasifkan kampanye dan sosialisasi antikekerasan terhadap perempuan.

“Agar perempuan paham apa yang disebut sebagai kekerasan dalam rumah tangga yang dapat berupa kekerasan verbal atau tindakan fisik. Bila mereka paham maka akan tahu bagaimana mengantisipasinya atau menghindarkan diri dari KDRT,” sebut dia.

Ia juga mengatakan akan memasifkan kampanye ini melalui Tim Penggerak Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Sulteng.

Adapun Pastor Quirinus Soetrisno, kakak kandung korban, meminta aparat menghukum pelaku seberat-beratnya dan seadil-adilnya.

“Dari sisi religius, kami memaafkan pelaku, namum dia juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” demikian kata Soetrisno. ***

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top