Hukum

Baru Ketahuan, Selama 2 Tahun Spa Plus-plus Tawarkan Seks Ramai-ramai

Ketiga pengelola prostitusi online ditetapkan sebagai tersangka. (Tribun Bali/I Dewa Satya Parama)

BALI, KabarSelebes.com – Selama 2 tahun beroperasi, Praja Spa akhirnya ditutup setelah Unit Cyber Crime Polda Bali menggerebek spa yang berada di Jalan Tukad Unda, Panjer, Denpasar, Bali karena melakukan tindak pidana menawarkan atau menyediakan hal berbau porno.

Direktur Kriminal Khusus Polda Bali, Kombes Pol Kenedy menjelaskan cara pemasaran spa esek-esek ini kepada pelanggan adalah dengan cara menawarkan paket-paket khusus melalui media sosial.

Setidaknya ada 5 paket khusus dengan varian harga yang berbeda yang sering ditawarkan melalui Facebook, BBM dan Line.

“Di dalam akun Facebook menawarkan jasa esek-esek spa, dalam tawaran tersebut ada beberapa cewek sexy dan juga penerapan tarif. Berbagai macam penawaran khusus,” jelasnya didampingi PLT Wadirkrimsus AKBP Ruddi Setiawan di ruang rapat Ditkrimsus Polda Bali, Denpasar, Selasa (14/3/2017).

Paket khusus yang dimaksud seperti massage body to body yaitu pijat dengan menggunakan payudara terapis selanjutnya diakhiri dengan hubungan suami istri.

Kemudian tawaran yang disebut Sensasi, yakni pijat tradisional dengan menggunakan tangan selanjutnya diakhiri dengan hand job.

Bahkan spa ini menawarkan Threesome kepada para pelanggannya dengan tarif Rp 1,1 juta.

Para terapis yang bekerja disana berpenghasilan sekitar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan berupa 1 unit komputer, 2 unit router Wifi, uang tunai Rp 3,8 juta, dua buah handphone, beberapa lembar bukti pembayaran, beberapa buku tabungan, sprei, beberapa kondom, gel serta obat kuat.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top