Sulawesi Tengah

9 Terduga Teroris yang Ditangkap di Tolitoli dan Parimo Berafiliasi dengan ISIS

Aparat kepolisian berjaga-jaga usai menangkap enam terduga teroris di Tolitoli Jumat (10/3/2017).(Foto: Sabran/KabarSelebes.com)

POSO, KabarSelebes.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah merilis kesembilan terduga teroris yang ditangkap Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Kabupaten Tolitoli dan Parigi Moutong pada Jumat, 11 Maert 2017 kemarin.

Sembilan orang terduga teroris yang ditangkap, diantaranya di Parigi Moutong, yakni Irhan alias Aan, AJ alis jufri alias Abay dan MD alis David. Sementara yang ditangkap di Tolitoli adalah SMD alias Sam, Kf alias Kif, Syn, Dwn alias Ali, Irs alias Ican dan Jef.

Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Rudy Sufahriadi mengatakan, kesembilan terduga teroris yang ditangkap ini merupakan kelompok baru dan berafiliasi ke Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok ini mendaulah ISIS melalui Ustad BSR yang berada di Kota Makassar Sulawesi Selatan.

“Dugaan yang dikenakan adalah mengetahui perencanaan aksi bom mengetahui penyerangan masrkas brimob dan tni di Tolitoli, menerima paket bom dari Iwan di Palu, melakukan banyak daullah ISIS dari BSR di Makassar, melakukan survei untuk aksi teror,” jelas Kapolda dalam Konferensi Pers di Poso, Minggu (12/3/2017).

Kapolda menegaskan bahwa kesembilan orang tersebut belum ada keterkaitan dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang hingga saat ini masih dalam pengejaran di Pegunungan Poso.

“Kelompok ini belum ada kaitannya dengan Mujahidin Indonesia Timur di Poso,” tegas Kapolda.

Dasi hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa para pelaku berencana melakukan aksi teror bom di sejumlah alat vital negara diantaranya Mapolres Parimo, Polres Tolitoli dan kodim Tolitoli. Lokasi tersebut menjadi target utama kesembilan pelaku ini karena dianggap sepi.

Saat ini, aparat telah mengamankan sejumlah berang bukti masing-masing sejumlah handphone, dua botol cairan sritus, tiga kantong pupuk KNO3, dua botol air Aki, empat kantong plasgtik arang kayu, satu kantong plastik paku, tabung gas serta panci.

Hingga saat ini, kesembilan terduga teroris tersebut masih diamankan Densus 88 Antiteror dan Polda Sulawesi Tengah untuk menjalani pemeriksaan intensif.(Faiz)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top