Nasional

21 Maret Indonesia Alami Fenomena Equinox, Benarkah Suhu Udara akan Panas?

Matahari bersinar terik saat fenomena Equinox, ilustrasi (Antara/Fikri Yusuf )

KabarSelebes.com – Pada 21 Maret 2017 nanti, ada fenomena equinox. Benarkah fenomena ini menyebabkan suhu udara akan panas?

Berikut ini penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk merespons informasi yang beredar bahwa suhu udara bisa mencapai 40 derajat Celcius bila terjadi fenomena equinox.

1. Equinox adalah salah satu fenomena astronomi di mana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada 21 Maret dan 23 September.

2. Saat fenomena ini berlangsung di luar bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian utara ataupun selatan.

3. Keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis, di mana kita ketahui rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia bisa mencapai 32-36°C.

4. Equinox bukan merupakan fenomena seperti heat wave, yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah, yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama.

5. Menyikapi hal ini, BMKG mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir akan dampak equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang.

6. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembap/basah. Beberapa wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa/periode transisi/pancaroba. Maka ada baiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.

Sumber : Detik.com

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top