Pilkada

Tingkatkan Partispasi Pemilih, KPU Sulteng Gandeng Forum Peduli Pemilu

Diskusi antara KPU Sulteng dan Forum Peduli Pemilu, Kamis, 9 Februari 2017 pagi. (KabarSelebes.com/Tri Novian)

PALU, KabarSelebes.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah Pada Kamis, 9 Februari 2017 pagi, menggelar dialog terkait pengembangan forum peduli pemilu.

Dialog yang menghadirkan komisioner KPU Pusat, Hasyim Asy’ari, SH, M.Si, Phd, selaku pembicara, mengajak semua pihak untuk mendukung keberadaan Forum Peduli Pemilu ini sebagai cara peningkatan partisipasi pemilih.

Forum yang dibentuk atas prakarsa KPU Sulteng sejak 2016 tersebut, keanggotaanya sampai hari ini terdiri dari 30 orang yang berasal dari tokoh pemuda serta tokoh masyarakat.

Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden SH, MH menjelaskan, dialog yang berlangsung hingga Jumat, 10 Februari 2017 itu, selain bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, juga meningkatkan pemahaman dari anggota Forum Peduli Pemilu. Pasalnya, peran serta dari forum ini di masyarakat sendiri sebagai fasilitator antara KPU dan masyarakat.

“Inti dari dialog pengembangan forum peduli ini, pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik di masyarakat. Khusunya bagi para kader dan anggota dari forum ini, karena mereka merupakan fasilitator antara KPU dan masyarakat,” ujar Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden SH, MH, di Aula KPU Sulteng.

Terkait tingkat kesadaran politik khususnya di Sulawesi Tengah, Sahran tidak menampik saat ini kesadaran politik masih jauh dari apa yang diharapkan, sekali pun dengan kehadiran Forum Peduli Pemilu.

Meskipun begitu dirinya tetap optimis. Keberadaan forum yang baru ada di empat daerah di Sulawesi Tengah tersebut bisa memiliki peran yang sangat signifikan.

Terkait pelaksanaan Pilkada serentak yang tahun ini dilaksanakan pada dua daerah yaitu Kabupaten Buol dan Banggai Kepulaun, berkaca pada Pemilihan Gubernur beberapa waktu lalu, pemilih yang menggunakan hak suara di dua daerah tersebut hanya mencapai 80 persen. Sehingga pada Pilkada 2017 ini, pihaknya tidak terlalu berharap bisa mencapai presentasi yang sama.

“Paling target dari kami pencapaian partisipasi pemilih hanya mencapai 75 persen,” tandasnya. (Tri Novian)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top