Kota Palu

Penambang Emas Ilegal Kembali Beroperasi di Tahura Poboya

Aktivitas Tambang Poboya (Foto:Jurnalsulteng.com)

PALU, KabarSelebes.com – Kepolisian Daer ah Sulawesi Tengah, terus melakukan monitoring dan pengawasan terhadap aktifitas tambang ilegal kawasan Tahura Poboya. Dari hasil pengawasan yang dilakukan, tim ternyata masih menemukan aktifitas di area tambang yang telah ditutup pada 2015 itu.

“Setelah ditutup tahun 2015 terhadap aktivitas penambang emas di poboya, akhir-akhir ini muncul lagi aktivitas penambangan di lokasi tahura poboya, yang dilakukan oleh warga setempat dengan menggunakan alat berat,” jelas Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto.

Menurut Hari, aktifitas penambang ilegal itu ditemukan saat Ditreskrimsus Subdit Tiper melakukan sosialisasi Undang-undang no.32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pada saat itu tim menemukan sebanyak 21 alat berat tengah beroperasi.

“Kemudian tim melakukan penertiban dan pengawalan untuk keluar dari lokasi tambang. Mereka juga diimbau agar tidak melakukan aktifitas dan segera menurunkan alat beratnya,” tutur Hari.

Perkembangan terakhir, dengan adanya surat dari PT.CPM kepada Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, Polda Sulteng masih menunggu hasil koordinasi Pemprov Sulteng. (**)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top