Pilkada

NasDem Optimistis Menang di Pilkada Bangkep dan Buol

Ketua DPW Partai NasDem Sulteng, Ahmad HM Ali memberikan orasi politiknya dalam kampanye terbuka terakhir pasangan nomor urut 4 Irianto Malinggong dan Hesmond J Pandjili yang diusung NasDem di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sabtu (11/2). DPP NasDem menargetkan 25 kemenangan dari 101 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung di Indonesia. Termasuk dua Pilkada di Sulteng, yakni Bangkep dan Buol DPW NasDem optimistis menargetkan kemenangan. (MI/M Taufan SP Bustan)

BANGKEP, KabarSelebes.com – Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Tengah, optimistis menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banggai Kepulauan dan Buol.

Ketua DPW Partai NasDem Sulteng, Ahmad HM Ali mengaku, keyakinan yang membuat NasDem optimistis menang karena ditunjang oleh pasangan calon yang diusung merupakan putra dan putri terbaik serta asli orang Bangkep dan Buol.

“Kami tidak mau Bangkep dan Buol dipimpin oleh orang yang tidak tahu dengan dua wilayah itu. Sehingga kami mengusung putra dan putri terbaik menjadi Paslon dalam dua Pilkada tersebut,” terangnya usai memberikan orasi politik dalam kampanye terbuka hari terakhir Paslon nomor urut 4 Irianto Malinggong dan Hesmond J Pandjili yang diusung NasDem di Bangkep, Sabtu (11/2).

Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi NasDem itu menyebutkan, tim pemenangan dan tim sukses yang telah dibentuk di dua wilayah itu telah bekerja dengan baik.

Termasuk saksi, NasDem telah memberikan pemahaman yang baik sehingga dalam pemantauan di setiap TPS bisa bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku yang tentunya tidak merugikan pasrtai itu sendiri.

“Saksi yang kami libatkan dalam dua Pilkada itu adalah kader-kader NasDem, sehingga kami yakin dan tahu betul apa yang nantinya mereka lalukan. Kami juga sudah menegaskan, jika menemukan kecurangan langsung melapor ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) di dua kabupaten tersebut,” ungkap Ahmad.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Morowali itu juga menegaskan, untuk penyelenggara Pilkada terkhusus Panwaslih dan pihak kepolisian bisa benar-benar bertindak jika menemukan hal-hal yang merugikan pasangan calon jelang voting day.

“Meski hanya dua Pilkada yang berlangsung di Sulteng, yakni Bangkep dan Buol, namun potensi terjadinya kecurangan melalui politik uang sangat memungkinkan. Apa lagi dua wilayah itu memiliki riwayat buruk dalam Pikada, yakni budaya politik uang,” jelas Ahmad.

Menurutnya, selain berharap KPUD, Panwaslih, dan pihak keamanan untuk bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Seluruh kader NasDem juga diingatkan untuk selalu menjaga kedamaian dalam seluruh tahapan Pikada yang akan berlangsung 15 Februari.

“Kami sudah mengingatkan kepada seluruh kader khususnya yang berada di Bangkep dan Buol untuk selalu menjaga kedamaian. Jangan terpancing dengan hal-hal yang merugikan diri sendiri. Apa lagi bisa sampai bentrok dengan tim pemenangan atau pun tim sukses pasangan calon lainnya,” tegas Ahmad.

Selain itu, warga pun diminta kerjasamanya dalam mengawal seluruh proses Pilkada. Jika menemukan adanya kecurangan dari salah satu pasangan calon, terlebih ditawari uang untuk memilih salah satu pasangan calon agar segera melapor ke pihak berwenang.

“Warga jangan takut. Jika diberi ambil saja uangnya lalu laporkan ke Panwaslih atau langsung ke kantor kepolisian terdekat di wilayah masing-masing,” tandasnya.

Ahmad menambahkan, masyarakat jangan mau ditawari oleh janji-janji apa lagi pasangan calon tertentu menggunakan uang agar masyarakat mengikuti apa kemauan dari pasangan calon tersebut.

Karena, lanjutnya, jika masyarakat sudah terpancing apa lagi sampai menikmati pemberian dari salah satu pasangan calon tersebut, sudah sangat pasti merugikan masyarakat itu sendiri terlebih untuk daerahnya.

“Marilah kita semua mengawal Pilkada ini dengan sebaik-baiknya. Biarkan masyarakat memilih pilihannya. Yang pasti untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakatnya. Jangan dibodohi dengan permainan politik uang sehingga menjerumuskan masyarakat ke hal-hal yang tidak baik,” pungkas Ahmad. (M Taufan SP Bustan/TB)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top