Hukum

Melarikan Diri, Pelaku Jambret di Tolitoli Ini Akhirnya Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Inilah tersangka Jery Gusti alias Titi, warga Jalan Tadulako II Kelurahan Panasakan, usai mendapatkan perawatan dari tim medis RSU Mokopido Tolitoli diapit oleh Tim Buser Satreskrim Polres Tolitoli Aiptu Sutiman dan Bripka Arter Lumintang. (Moh Sabran/KabarSelebes.com)

TOLITOLI, KabarSelebes.com – Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim, Polres Tolitoli, terpaksa menghadiahi timah panas kepada salah satu pelaku jambert bernama Jeri Gusti alias Titi (28) saat mencoba melarikan diri dari kejaran aparat.

Jeri Gusti dibekuk bersama dua rekannya usai beraksi di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Veteran lima dan Jalan Dapalak, Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah pada Senin, 27 Februari 2017 sekitar pukul 09.00 wita.

Kasubag Humas Polres tolitoli, Iptu S Kinsale mengungkapkan, berdasarkan laporan dari dua orang korban jambret itu, pihaknya langsung melakukan pergerakan di lapangan.

Tak kurang dari dua jam lamanya dari hasil penyilidikan, dilakukan pembuntutan terhadap jenis kendaraan roda dua yang digunakan oleh pelaku berdasarkan dari keterangan korban. Terlihat motor yang digunakan pelaku menuju sebuah counter, menggunakn motor jupiter yang dikendarai oleh Muhammad Rifandi (18).

Dari hasil penangkapan, polisi menyita 1 buah handphone Iphone 5 warna krem. Rifandi mengaku bahwa Handphone merk Iphone tersebut dibelinya dari pelaku Jery yang sehari-harinya berprofesi sebagai buruh bangunan.

“Dari keterangan Muhammad Rifandi, saya bersama Kanit Buser Aiptu Sutiman, dan satu anggotanya mencari keberadaan Jery Gusti dan menemukan pelaku di sebuah warnet di Jalan Tadulako satu Kelurahan Panasakaan, Kecamatan Baolan, dan pelaku langsung kami bekuk,” ujar Kasubag Humas Polres Tolitoli, Iptu S Kinsale kepada kabarSelebes.com.

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada tim penyelidik, bahwa tas tersebut dibuang pelaku di kawasan belakang stadion nopi, namun sekitar lima belas menit setelah dilakukan pencarian tas hasil jambret, namun tidak ditemukan tas tersebut.

Selanjutnya kembali mencari barang bukti tas lainnya di tempat pembuangan sampah di kawasan Kabinuang Kelurahan Baru, saat mencari tas yang dibuang pelaku Jerry.

“Pelaku coba melarikan diri, terpaksa kami menembak pelaku pada bagian betis sebelah kiri dan tersangka langsung kami bawa ke RSU Mokopido Tolitoli untuk mendapatkan perawatan secara intensif dari tim perawat setempat,” jelasnya.

Dari hasil pengembangan dan keterangan pelaku, bahwa pelaku tidak sendirian dalam melakukan aksinya, namun dibantu dua pelaku lainnya bernama Wahyudin alias Udin (26) warga jalan HL Waani Kelurahan Panasakan, dan Roy Simbogolo warga Tadulako III Kelurahan Panasakan dan langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku di kediamannya masing-masing.

Dari pengakuannya tersangka Jery Gusti mengakui sejak awal tahun 2016, sampai dengan saat ini, sebanyak 20 kasus jambret yang pelaku lakukan termasuk 2 kasus jambret yang terjadi pada hari Senin, 27 Februari 2017. Dan dari 20 kasus jambret tersebut, ada tiga kasus jambret yang dilakukan bersama-sama dengan Wahyudin, bahwa dalam melakukan kasus jambret pelaku Jery Gusti kebanyakan meminjam sepeda motor milik teman di warnet sehingga setiap melakukan kejahatan jambret, pelaku selalu berganti sepeda motor.

Untuk saat ini ketiga pelaku meringkuk di sel tahanan Mapolres Tolitoli, dan pihaknya meyakini tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain. (Moh Sabran)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top