Sigi

Masyarakat Lindu Minta Pemkab Sigi Tingkatkan Infrastruktur

ILustrasi (antaranews)

KabarSelebes.com – Masyarakat di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, meminta pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah mereka yang sampai saat ini sangat memprihatinkan.

“Kita memang sudah punya jalan, tetapi kondisinya masih sangat memprihatinkan,” kata Apek, salah seorang tokoh pemuda Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Jumat.

Hal itu disampaikannya pada pertemuan masyarakat dengan anggota DPRD Kabupaten Sigi yang melakukan reses ke kecamatan itu.

Di hadapan anggota DPRD Sigi, Apek meminta pemerintah pusat dan daerah dapat memprioritaskan pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan dan listrik yang selama ini menjadi dambahan masyarakat di kecamatan itu.

Kecamatan Lindu, kata dia, salah satu dari beberapa kecamatan di Kabupaten Sigi yang selama ini masih terbilang sangat tertinggal dalam pembangunan.

Hingga kini, Kecamatan Lindu belum memiliki akses jalan yang memadai, karena jalan yang ada saat ini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

“Semua barang dari dan ke Lindu hanya bisa diangkut dengan sepeda motor mulai dari beras, kakao, ikan mujair, dan sembako lainnya hingga semen, besi beton, lemari, tempat tidur dan bakan bangunan lainnya,” ujarnya.

Selaian itu listrik belum tersedia sehingga untuk mengusir kegelapan, masyarakat di lima desa di Kecamatan Lindu menggunakan pembangkit genset dan juga listrik tenaga surya dengan kapasitas terbatas.

Khusus untuk penerangan listrik dari PT PLN belum ada sama sekali. Karena itu, masyarakat di Kecamatan Lindu sangat berharap pihak legislatif untuk memperjuangkan kepada pemerintah, termasuk Pemkab Sigi dapat memprioritaskan pembangunan dan peningkatan infranstruktur di wilayah itu, pintanya.

Apalagi, Lindu memiliki obyek wisata menarik yang selama ini mulai banyak dikunjungi wisatawan manca negara.

Seorang anggota DPRD Kabupaten Sigi, Yusuf Edison membenarkan Kecamatan Lindu perlu mendapatkan prioritas dalam pembangunan infranstruktur karena selama ini, wilayah tersebut belum memiliki jalan yang memadai.

Begitu halnya dengan listrik, hingga kini listrik PLN belum menjangkau wilayah tersebut karena terkendala prasarana jalan. Bagaimana listrik mau masuk kalau tidak ada jalan memadai.

“Material listrik mau diangkut pakai apa kalau jalannya saja belum bisa dilewati mobil,” kata dia.

Jadi, pemerintah perlu segera meningkatkan jalan menuju Kecamatan Lindu agar bisa dilewati mobil sehingga PLN bisa membangun jaringan listrik ke wilayah itu.

Selain Sigi, kata Edison, juga ada satu kecamatan yaitu Pipikoro yang hingga kini masih belum memiliki prasana jalan memadai dan listrik.

Masyarakat selama ini terpaksa hanya jalan kaki atau naik sepeda motor jika hendak menjual hasil panen berupaka kopi, kakao, jagung dan komoditi pangan lainnya ke Kulawi, Ibu Kota Kecamatan Kulawi dan selanjutnya menggunakan angkutan pedesaan ke Palu, Ibu Kota Provinsi.

Sumber : Antarasulteng.com  

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top