Pilkada

Loloskan Pemilih Ber-KTP Tolitoli, Ketua KPPS 6 Diperiksa Panwaslih Buol

Polisi bersama Panwaslih Kabupaten Buol saat mengecek DPT di TPS enam Kelurahan Leok Dua Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, terkait insiden salah satu pemilih menggunakan KTP Tolitoli. (Moh Sabran/KabarSelebes.com)

BUOL, KabarSelebes.com – Sebuah insiden kecil terjadi pada saat akhir pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Kelurahan Leok Dua, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol. Pasalnya, Ketua KPPS setempat meloloskan salah satu pasutri yang kedapatan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Tolitoli untuk melakukan pencoblosan di TPS setempat.

“Terus terang saya tadi kecolongan, terhadap salah seorang pemilih yang menggunakan KTP Tolitoli, dikarenakan kedua pasutri tersebut datang pada saat mau penghitungan suara,” ungkap Ketua KPPS 6 Kelurahan Leok Dua, Erni kepada KabarSelebes.com, Rabu (15/2/2017).

Pada saat seorang pemilih yang di ketahui bernama Israwati yang berdomisili di Jalan Veteran, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli yang tertera di identitasnya, pihaknya baru menyadari telah berbuat kesalahan besar. Untungnya, pada saat suaminya ingin masuk ke TPS enam pihaknya langsung melakukan antisipasi dengan memeriksa KTP milik suaminya tersebut, dan ternyata ditemukan juga menggunakan KTP dengan alamat yang sama.

“Kami langsung melarang suaminya ibu Israwati untuk tidak mencoblos, karena menggunakan KTP Tolitoli,” tutur Erni.

Atas keteledoran ketua KPPS enam Kelurahan Leok Dua tersebut, akhirnya salah satu saksi pasangan calon protes keras yang berbuntut panjang agar memproses kasus tersebut dan memerintahkan kepada Panwaslih Kabupaten Buol untuk memeriksa ketua KPSS yang memberikan kesempatan kepada salah satu pemilih yang namanya tidak tercantum dalam pemilih tetap (DPT).

Terkait insiden tersebut, pihak Polres Buol yang dipimpin langsung Kapolres Buol AKBP Mujiono mendatangi TPS enam untuk meminta keterangan Ketua KPPS terkait insiden fatal yang juga dihadiri oleh Panwaslih setempat.

Hingga saat ini perhitungan suara yang dijadwalkan pukul 13.00 wita akhirnya ditunda sembari menyelesaikan permasalahan yang dihadapi di TPS enam Kelurahan Leok dua.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sejumlah personel Brimob BKO Kalimantan Timur (Kaltim) langsung disiagakan hingga permasalahan tersebut tuntas. (Moh Sabran).

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top