Lifestyle

Kabar Gembira!! XXI Palu Akan Sediakan Studio Khusus Film Lokal Sulteng

Antrian tiket di XXI Palu (palugrandmall.com)

PALU, KabarSelebes.com – Untuk mendukung industri perfilman lokal Sulawesi Tengah, pihak XXI cabang Palu berniat menyediakan studio khusus pemutara film lokal Sulawesi Tengah khususnya di Kota Palu.

Pemilik sekaligus Owner Bioskop XXI Palu, Jimmy mengatakan, kebijakan dengan menyediakan studio khusus bagi para penggiat film lokal ini, diambil setelah melalui masukan dari sejumlah pihak.

Hal itu menjadi langkah yang baik dari pihak XXI untuk lebih menggenjot semangat para pembuat film di Kota Palu agar dapat menghasilkan karya film yang jauh lebih baik kedepan.

“Jadi yang kami bisa berikan, hanya dengan memfasilitasi. Jika ada sebagian rumah produksi di Kota Palu, ingin melakukan pemutaran perdananya, kami siap membantu,” tutur Jimmy belum lama ini di Hotel Mercure, Jalan Cumi-Cumi Palu, Sulawesi Tengah.

Hanya saja kata Jimmy, fasilitas yang disediakan oleh pihaknya tentu tidak secara cuma-cuma. Bagi setiap rumah produksi yang ingin menggelar pemutaran perdananya harus membayar minimal untuk kebutuhan peralatan yang digunakan.

Pasalnya kata dia, pihaknya membangun fasilitas bioskop dengan nominal biaya yang tidak sedikit. Untuk pendanaan satu studio saja nilai investasi yang dikeluarakan bisa mencapai 5 Miliar Rupiah

“Kami tentunya mencarai untung juga, untuk satu studio dibangun dengan biaya 5 milyar. Karena hal itu, fasilitas ini kami pungut bayaran. Meskipun hanaya untuk uang sewa peralatan,” sebutnya.

Terkait pelaksanaanya nanti, manajemen XXI kemungkinan akan menyediakan waktu pemutaran dengan jam-jam tertentu. Misalnya dari jam 10 hingga jam 11 siang, karena biskop resminya buka di jam 11 atau jam 12. Sehingga, waktu tersebut dianggap tidak menggangu pemutaran film lainnya.

Akan tetapi, jika nilai film yang diproduksi berkualitas, serta telah ditetapkan lulus sensor, Jimmy memastikan film tersebut dapat diputar secara umum. Semisal film lokal asal Sulawesi Selatan, yang berjudul “Uang Panai”, karena dianggap berkualitas, film tersebut sampai diputar bebrapa kali.

“Tapi kalau mutu filmnya bagus dan telah ditetapkan lulus sensor kami akan putar,” tantas Jimmy. (Tri Novian)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top