Tolitoli

Astaga, Pemuda di Baolan Tolitoli Ini Ditikam Residivis Gara-gara Tersinggung

Terlihat korban bernama Arya warga Pelabuhan Tanjung, Kelurahan Sidoarjo saat dirawat oleh tim medis RSU mokopido akibat luka tikaman yang dialaminya.Foto : (Moh Sabran/ KabarSelebes.com)

TOLITOLI, KabarSelebes.com – Akibat terjadi ketersinggungan dan dibawah pengaruh minuman keras (Miras) jenis cap tikus, seorang warga pelabuhan Janjung Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli pada Kamis 23 Februari 2017 sekira pukul 14.30 wita, menjadi korban penikaman sebanyak tiga tusukan.

Waka Polres Tolitoli, Kompol Sugeng Lestari menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat korban Arya bersama Fai sedang pesta minuman keras (miras).

Saat tengah pesta miras, kemudian datang pelaku Rido bersama rekannya bernama Vijay dan Ikbal menggunakan sepeda motor berboncengan tiga. Setelah terjadi percakapan, entah mengapa pelaku bernama Rido merasa tersinggung dan langsung mencabut badik yang diselipkan di pinggangnya. Sasaran pertama Fai, namun Fai bisa menghindar dan sempat memukul wajah pelaku.

Tidak berhasil menikam rekan korban, pelaku lantas mengarahkan badiknya ke korban Arya dan mengena di bagian perut sebanyak dua kali, korban mencoba lari namun pelaku masih terus mengejar dan menikam korban dari belakang di bagian punggung sebanyak tiga kali,setelah melakukan penikaman pelaku langasung melarikan diri.

“Setelah menikam korban, pelaku melarikan diri kearah gunung yang berdekatan dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tolitoli,” kata Kompol Sugeng Lestari ketika di hubungi KabarSelebes.com. Jum’at (24/2/2017).

Sementara korban Arya, langsung dilarikan ke Rumah sakit Umum Mokopido (RSUM) Tolitoli untuk mendapatkan perawatan secara intensif oleh tim medis setempat akibat luka serius yang terdapat ditubuh korban penikaman.

Saat ini pihak kepolisian dari Tim Buser, Satreskrim, Polres Tolitoli masih terus mengejar pelaku Rido residivis kasus yang sama, yang masih kabur dan merupakan warga Desa Abaling Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli. (Moh Sabran)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top