Pilkada

Antisipasi Politik Uang, Bawaslu Sulteng Ajak Masyarakat Kawal Pilkada Serentak 2017

Komisioner Bawaslu Sulteng, Asrifai S.Ip, M.Si (Tri Novian/KabarSelebes.com)

PALU, KabarSelebes.com – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tengah mengajak masyarakat wajib pilih di dua Kabupaten yaitu Buol dan Banggai Kepulauan untuk lebih sadar dan awas terhadap praktek politk uang.

Komisioner Bawaslu Sulteng, Asrifai S.Ip, M.Si mengatakan, praktek politik uang jelang Pilkada dianggapnya ejadi sesuatu yang sering kali menjadi pusat perhatian. Pasalnya, karena jika dilihat dari prakteknya, semisal pada Pemilihan Gubernur dan Walikota Palu beberapa waktu lalu, isu praktek politik uang kerap kali bermunculan.

Dijelaskanya, poltik uang sendiri dalam prakteknya selama ini, hanya dilakukan dengan dua metode khas. Pertama, politik uang berbayar dan kedua politik uang pasca bayar.

“Kalau politik uang berbayar, pemilih diberikan uang ketika sebelum pencoblosan. Sedangkan pasca bayar, ketika sudah pencoblosan. Namun, dengan disertakan bukti dokumentasi seperti foto misalnya,” terang Asrifai, di kantor Bawaslu Sulteng, Jalan Kolonel Sugiono, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (3/2/2017).

Mengantisipasi hal itu, Komisi pemilihan umum beberapa waktu lalu, telah menggeluarkan aturan untuk tidak membawa alat dokumentasi ketika pencoblosan. Baik itu handpone, kamera, maupun alat dokumentasi lainnya.

“Diharapkan aturan tersebut dapat dikawal secara bersama-sama oleh masyarakat. Sehingga, praktek politik uang selama ini, dapat diminimalisir sebanyak mungkin,” tandasnya. (Tri Novian)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top