Lifestyle

LSF Perwakilan Sulteng Mulai Digagas, Film Lokal akan Ikut Disensor

Wakil Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia Drs. Dodhy Budiatma saat sosialisasi pembentukan LSF Sulawesi Tengah.(Foto:Tri Novian/kabarSelebes.com)

PALU, KabarSelebes.com – Meningkatnya industri perfilman di daerah serta mencegah pengaruh film luar bagi kaum muda, membuat Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia mulai membentuk perwakilan di daerah.

Sulawesi Tengah sendiri menjadi salah satu daerah yang ikut dipantau oleh LSF Indonesia mengingat perfileman daerah ini juga mulai tumbuh.

LSF Indonesia, Jumat (17/2/2017) menggelar sosialisasi pembentukan LSF Perwakilan Sulawesi Tengah di hotel Mercure Palu.

Wakil Ketua LSF Indonesia  Dody Budiatma mengatakan,  pembentukan LSF perwakilan di daerah telah menjadi keharusan sebagaimana diatur di Undang –Undang no 33 tahun 2009 tentang film serta diperkuat dengan peraturan pemerintah No 18 tahun 2014.

Meskipun begitu, masih harus melihat potensi perkembangan industri film di daerah tersebut. diantaranya dinilai dari jumlah rumah produksi, jumlah lembaga penyiaran TV lokal serta berapa jumlah film atau iklan yang dihasilkan dari daerah tersebut.

“Memang semuanya masih harus dimasukkan ke dalam kriteria itu. Apabila memenuhi, dan masyarakat membutuhkan. Maka lembaga sensor di daerah itu wajib dibuat keberadaanya,” ungkap Dody Budiatma.

Mendukung sosialisasi oleh LSF Indonesia, Wakil Rektor BIDANG KEMAHASISWAAN Universitas Tadulako Prof. Dr. Djayani Nurdi SE, M.Si menyebut, Untad yang turut digandeng pihak LSF sangat mengapresiasi upaya pembentukan LSF Perwakilan Sulteng.

Diakuinya, saat ini perkembangan dunia film di Sulawesi Tengah, khususnya di kota Palu sudah semakin maju. Terlihat dari banyaknya, para sineas muda atau para pembuat film yang hasil karyanya, saat ini sudah mampu tembus ke kancah film nasional.

Salah satunya, karya film dokumenter dari mahasiswa Universitas Tadulako atas prakarsa Eagle Documentary series selaku penyelenggara. Dijelaskanya, dengan film yang berjudul Sekolah Tapal Batas, film besutan anak didiknya ini mampu diapresiasi para sineas nasional.

“Kami berharap, pembentukan LSF Perwakilan Sulteng, usai dari sosialisais ini dapat segera ditindaklanjuti melalui pemda terkait,”pungkasnya.(Tri Novian)

 

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top