Tolitoli

Waspadalah!! Seorang Guru di Tolitoli Ini Jadi Korban Kawanan Jambret

Korban penjambretan bernama Sarkia (kanan) di ruang SPKT Polres Tolitoli saat melaporkan kejadian yang dialaminya dihadapan penyidik Polres setempat. (Moh.Sabran/KabarSelebes.com)

TOLITOLI, KabarSelebes.com – Kawanan jambret yang meresahkan, kembali beraksi di Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 10 Januari 2017 sekitar pukul 13.00 wita serta berhasil mengambil tas korbannya.

Tak tanggung-tanggung pelaku mengambil tas korban hingga terjatuh bersama seorang bocah yang diboncengnya menggunakan kendaraan roda dua jenis matic.

“Saya tidak mengetahui kalau ada orang yang mengikuti saya dari belakang, dan langsung merampas tas yang isinya dompet dan surat berharga lainnya yang saya gantung di badan. Akibatnya saya beserta anak saya langsung jatuh,” ungkap korban bernama Sarkia di hadapan penyidik Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tolitoli.

Sarkia menjelaskan, pada saat selesai mengajar di SDN 17 Tolitoli, terlebih dahulu ia menjemput buah hatinya yang berada di Saputan Raya Perumnas, dan selanjutnya akan kembali ke kediamannya di jalan Mujahidin III Kelurahan Tuweley. Namun ketika akan memasuki Jalan Mujahidin I, mendadak pelaku dengan menggunakan kendaraan roda dua langsung melakukan aksi perampasan tas sampai akhirnya ia jatuh tersungkur di aspal bersama anaknya.

“Pada saat saya jatuh dengan anak saya, saya sudah tidak sempat liat plat motor pelaku, karena pada saat itu posisi saya lagi terbaring dan luka gores,”urainya.

Sementara itu ditempat yang sama , Kanit III SPKT Polres Tolitoli, Aiptu Laurens Septevanus mengungkapkan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan polisi yang dilaporkan korban penjambretan bernama Sarkia dengan berkoordinasi dengan semua unit yang ada.

“Ini merupakan kasus yang menjadi atensi kami, sebelumnya kami sudah menyampaikan melalui brosur dengan menempelkannya di tempat umum dengan isi agar mengantisipasi aksi jambret dan curanmor yang marak terjadi saat ini,” terangnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat khususunya kepada para pengendara wanita agar ekstra hati- hati dan tidak menggantung tas di badan, dan ada baiknya jika diamankan di dalam bagasi. Selain itu kata dia, hindari kawasan yang rawan dan sepi. (Moh Sabran)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top