Tolitoli

Tolak Pembangunan TPA, Ratusan Warga Desa Lelean Nono Serbu DPRD Tolitoli

Kabag Ops Polres Tolitoli Kompol H Amir, sedang memantau para peserta aksi masyarakat Desa Lelean Nono di halaman gedung DPRD Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang menolak pembangunan TPA, Rabu (11/1/2017). ( Moh Sabran/KabarSelebes.com)

TOLITOLI, KabarSelebes.com – Ratusan warga yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Bersatu Desa Lelean Nono, HMI serta LBH Lanennag Kecamatan Baolan mendatangi Kantor DPRD Tolitoli, Rabu (11/1/2017). Mereka menolak pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, yang berlokasi di perkampungan padat penduduk.

Ketua koordianator Lapangan, Samsudin dalam orasinya mengungkapkan, menyikapi persoalan mengenai rencana Pemerintah Kabupaten Tolitoli untuk membangun TPA yang berada dilokasi tersebut, akan menimbulkan dampak lingkungan, kesehatan, serta terganggunya aktifitas warga.

“Saya mewakili warga Desa Lelean Nono, menolak rencana Pemkab Tolitoli untuk membangun TPA, yang dampak negatifnya banyak dirasakan masyarakat,” teriak Samsudin di depan gedung wakil rakyat Tolitoli.

Menurut Samsuddin, pernyataan Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kabupaten Tolitoli, Fera Mangoal beberapa waktu lalu di salah satu media eletronik terkait akan dibangunnya TPA di Desa tersebut, justru sangat disesalkan oleh warga, dikarenakan informasi tersebut sangat meresahkan.

“Bagaimana warga tidak resah, kalau Ibu Kadis (Fera Mangoal) sudah menyampaikan statemennya di media elektronik, sehingga masyarakat sangat resah akan dibangun TPA yang dianggarkan dari APBD Propinsi,” kesalnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Tolitoli, Iswan mengakui, usulan masuknya pembangunan TPA tersebut masuk dari Distaman Kabupaten Tolitoli sejak 2014. Namun belum direspon dan ditolak oleh pihak Dewan, disebabkan belum dibahasnya terkait izin lingkungan, ganti rugi lahan serta dampak lainnya ketika dibangun TPA itu.

“Sementara untuk pembahasan APBD Kabupaten Tolitoli tahun 2017 tidak ada masuk dalam agenda pembangunan TPA,” jelasnya.

Pada aksi tersebut sejumlah perwakilan Dinas terkait hadir dan memberikan pejelasan diantaranya, BLH, Bappeda, Assiten II, serta Dinas Pertamanan dan Kebersihan.

Dari hasil kesepakatan bersama, pembangunan TPA tetap ditolak dan diminta untuk dikaji kembali mencari tempat yang lebih efisien dan jauh dari beberapa dampak negatif.

Aksi tersebut berjalan kondusif dengan dikawal oleh aparat Polres Tolitoli. (Moh Sabran)

Comments

comments

To Top