Sigi

PLTS Siap Beroperasi, Pemkab Sigi Hemat Rp15 Miliar

Ilustrasi PLTS

SIGI, KabarSelebes.com — Pemerintah Kabupaten Sigi akan menghemat Rp15 miliar dari alokasi dana Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah bila di wilayah ini dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Dana sebesar itu adalah biaya Penerangan Jalan Umum yang mesti dibayarkan Pemkab Sigi kepada Perusahaan Listrik Negara.

Demikian disampaikan Bupati Sigi, Irwan Lapata saat menerima kelompok investor, Rabu, 25 Januari 2017. Bupati Irwan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sigi, Jamaluddin L. Nusu. Rabu kemarin, Bupati membawa mereka ke lahan tidur di samping Bendungan Gumbasa di Sidondo III.

“Saya berharap Pembangunan Listrik Tenaga Surya di Sigi dapat terwujud. Bila ini jadi dibangun maka kami akan menghemat Rp15 miliar dari penerangan jalan. Saya sangat antusias dengan ini, karena penyediaan energi listrik bagi masyarakat adalah bagian dari visi dan misi kami. Apalagi ini adalah listrik yang dihasilkan dari energi terbarukan, sehingga lebih ramah lingkungan,” sebut Irwan.

Wakil Ketua DPRD Sigi, Jamaluddin L. Nusu, Rabu kemarin juga datang bersama dengan Kepala Desa dan perangkat desa setempat untuk memastikan bahwa lahan itu tidak bermasalah dari sisi keagrarian.

“Kalau semuanya sudah beres, lahan ini bisa kita lepas untuk pembangunan PLTS yang hasilnya tentu akan kembali ke masyarakat. Bayangkan bila kebutuhan masyarakat cuma 1 megawatt sementara listrik yang dihasilkan 5 megawatt, maka kelebihan daya itu bisa untuk mengembangkan industri pertanian atau peternakan lainnya,” sebut anggota DPRD Sigi dari Partai Gerindra itu.

Investor yang bergerak di bidang pengembangan energi listrik ini ini membutuhkan lahan paling kurang 20 hektare. Nilai investasinya tidak kurang dari Rp150 miliar. Untuk tiap hektare bentangan colar cell atau panel surya akan menghasilkan listrik sebesar 1 megawatt. Mereka menggandeng perusahaan terkemuka Siemens dari Jerman merencanakan membangun PLTS dengan daya 5 Megawatt.

Yang menarik, di bawah bentangan Solar cell, masyarakat setempat bisa membudidayakan tanaman hortikultura semisal cabe, tomat atau sayur mayur.

“Ini tentu menjadi nilai tambah bagi masyarakat kami. Olehnya kami berharap ini dapat segera direalisasi,” tukas Bupati Irwan.

Kelompok investor ini juga menyambangi PT. Citra Palu Mineral yang mendapat kontrak karya pertambangan emas di Poboya. Kedatagan mereka ke CPM untuk mendiskusikan kemungkinan pembangunan PLTS berdekatan dengan wilayah kontrak karya perusahaan milik Abu Rizal Bakrie ini.

Saat bertemu dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola di ruang kerjanya, Kamis, 26 Januari 2017, mereka berharap mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi.

“Prinsipnya bagi Pemerintah Daerah, program-program yang mendorong kemajuan daerah ini kami dukung sepenuh hati. Banyak lokasi yang bisa dipilih untuk pembangunan PLTS, semisal di Palu atau di Sigi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kesesuaian Perusahaan serta aspek lainnya. Kami pasti mendukung program yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Apalagi yang saya tahu, di bawah panel surya itu dapat ditanamani pelbagai tanaman yang berdayaguna,” sebut Longki menutup pertemuan. ***

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top