Donggala

TPA dan Kapal Nelayan Jadi Tempat Pelantikan 2 Kadis di Donggala

Suasana pelantikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Donggala di TPA Kabonga Besar, Rabu sore (28/12/2016). (Foto: Patar)

PALU, KABARSELEBES – Langkah Bupati Donggala Kasman Lassa patut diacungi jempol. Dua kepala dinas yang menempati jabatan baru dilantik di tempat yang tidak biasa. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah dilantik di kawasan pembuangan akhir sampah (TPA) Kabonga Besar dan Kepala Dinas Perikanan Kelautan dilantik di atas kapal nelayan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI).

Di TPA Kabonga Besar, Bupati Kasman Lassa melantik Muzakkir Ladoali serta sejumlah pejabat eselon di areaa TPA disertai guyuran hujan.

Usai melantik, Kasman Lassa menyatakan sengaja melakukan hal ini agar pejabat Dinas Lingkungan Hidup Daerah bisa lebih fokus untuk membuat kota Donggala senantiasa menjadi bersih.

“Ada 400 tenaga kebersihan yang dikerahkan untuk membersihkan kota Donggala. Pengelolaan sampah juga diharapkan bisa memberi nilai tambah dalam bentuk usaha produktif dari sampah seperti pembuatan souvenir,” kata Kasman Lassa.

Lanjut Kasman Lassa, sulit untuk mencanangkan Kota Donggala sebagai daerah tujuan wisata bilamana kebersihan belum bisa dijaga.

Pelantikan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Donggala di atas kapal nelayan oleh Bupati Donggala Kasman Lassar, Rabu sore (28/12/2016). (Foo: Patar)

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Alwi Asegaf bersama sejumlah pejabat eselon dilantik di atas kapal nelayan Tempat Pendaratan Ikan (TPI). Selain melantik kepala dinas, Kasman Lassa juga menyerahkan 2700 kartu nelayan dan asuransi bagi nelayan.

“Saat kita harus memberi perhatian kepada para nelayan. Selama ini mereka melaut untuk menghidupi keluarga dengan penuh resiko. Bahkan ada nelayan yang tidak pernah kembali karena tenggelam bersama kapal. Melalui asuransi, para nelayan bisa mendapatkan jaminan,” kata Kasman Lassa.

Pemerintah Kabupaten Donggala bekerjasama Asuransi Jasindo memberikan jaminan dan santunan berupa Rp200 juta bagi nelayan yang meninggal dunia, Rp100 juta cacat permanen dan Rp20 juta bagi nelayan yang mengalami kecelakaan ringan.

Kasman Lassa berharap dengan pemberian jaminan asuransi, nelayan dan keluarga tidak lagi khawatir.

Target pendapatan asli daerah dari sektor perikanan juga diharapkan meningkat dari Rp200 juta di tahun 2016 menjadi Rp300 juta di tahun 2017.

Seluruh pejabat Dinas Perikanan dan Kelautan yang dilantik mengenakan baju pelampung dan disaksikan ratusan nelayan dan warga sekitar. (patar)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top