Parigi Moutong

Seribuan Pelajar SMA se-Parimo Ramaikan MTQ dan Porseni di Parigi

Suasana pembukaan MTQ dan Porseni yang dilaksanakan di di SMA N Parigi, Kamis (15/12/2016). (Humas Pemkab Parimo)

PARIGI MOUTONG, KABAR SELEBES – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), H Abdu Rajab Pokay, SE, MM, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Pekan Olagraga dan Seni (Porseni) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se Parimo yang dilaksanakan di SMA N Parigi, Kamis (15/12/2016).

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Dra. Krisna Biahimo mengatakan, bahwa pelaksanaan MTQ dan Porseni guna meningkatkan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa, minat baca serta melestarikan seni dan budaya bangsa di kalangan siswa-siswi di Kabupaten Parimo.

“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan silaturahmi sesama SMA yang ada di wilayah kabupaten parigi moutong,” katanya.

Krisna menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih selama 7 hari. Mulai tanggal 15 sampai 21 Desember 2016. Adapun kegiatan MTQ dan Porseni yang di lombahkan, yaitu lomba keagamaan yang diikuti agama Islam 14 cabang, Kristen 3 cabang. Sedangkan Hindu 2 cabang. Sementara untuk bidang pengetahuan sebanyak 3 cabang dan seni 5 cabang.

“Sedangkan bidang olaraga 9 cabang. Unutuk jumlah peserta, kurang lebih 1.217 orang dari 20 sekolah, ofisial 187 orang,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu, Abdu Rajab Pokay berharap agar pelaksanaan MTQ dan Porseni tidak hanya menjadi ajang kompetisi. melainkan menjadi sarana untuk mengasah mental dan membangun jiwa sportifitas.

“Tujuan lain yang ingin kita capai dalam kegiatan ini, adalah meningkatkan dan mendorong semangat pelajar dalam memahami dan menghayati kandungan al-qur’an, agar menjadi generasi muda yang berakhlak nurkarimah, berfikir maju, mandiri, serta mampu beradaptasi dengan modernisasi, dan mampu menepis pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang, mengkonsumsi minuman keras serta pergaulan bebas yang berakibat pada penularan penyakit HIV AIDS. Kita tentunya patut prihatin dan harus menyatakan perang melawan narkoba,” harapnya.

“Saya menghimbau kepada seluruh peserta agar perhelatan mtq pelajar ini tidak sekedar menjadi syiar umat islam, melainkan menjadi momen untuk melakukan internalisasi nilai-nilai yang termaktub dalam al-quran sekaligus mengamalkannya,” tambahnya.

MTQ kata Abduh Rajab pokay harus mampu menjadi pemacu agar umat islam, khususnya para pelajar mampuh mengamalkan ajaran al-quran dan membiasakan para siswa akrab dengan baca-tulis al quran, serta membentuk pribadi yang berakhlakul karimah.

“Demikian juga kepada peserta pekan olahraga dan seni, saya mengimbau untuk menjujung tinggi nilai-nilai sportifitas dalam berlomba,” tandasnya. (Humas Pemkab Parimo)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top