Sigi

Jaringan Pipa Diterjang Banjir, Warga Sigi Kesulitan Air Bersih

Ilustrasi (Foto: Radio START FM Panyabungan)

SIGI, KABAR SELEBES – Sebagian warga Desa Sintuwu, Kabupaten Sigi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga kini kesulitan air bersih menyusul bak penampungan dan jaringan pipa yang diterjang banjir beberapa bulan lalu, belum juga diperbaiki.

“Pak kami terpaksa selama ini menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Sultan (40), salah seorang warga RT 01, Desa Sintuwu, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Senin (19/12/2016).

Ia mengatakan sebagian warga lagi mengambil air sejauh sekitar dua kilometer dengan jalan setapak di kaki gunung. Hal senada juga disampaikan Ketua RT 01 Desa Sintuwu, Muslimin.

Ia membenarkan di RT 01 ada sekitar 15 kepala keluarga (KK) yang hingga kini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 17 Mei 2016 telah merusak sarana dan prasarana air bersih di wilayah itu.

Bak penampungan air bersama jaringan pipa air yang selama ini memasok air untuk kebutuhan masyarakat di RT 01 rusak diterjang banjir bandang yang merengut satu korban jiwa hanyut terseret banjir.

Hingga kini, sarana dan prasarana air bersih yang rusak tersebut belum juga mendapat perhatian pemerintah daerah. Sejumlah rumah warga rusak parah, satu diantaranya hanyut diterjang banjir bandang terbesar selama kurun 20 tahun terakhir itu.

Selain satu rumah hanyut, juga beberapa tertimbun material banjir bandang yang membawa lumpur tanah dan pasir disertai batu-batuan dan juga pepohonan tumbang dan potongan kayu yang diduga kuat hasil penebangan liar di hutan di kawasan itu.

Kini warga berharap Pemkab Sigi segera memperbaiki bak dan jaringan pipa air bersih yang rusak sehingga mereka tidak lagi harus menampung air hujan atau jalan kaki naik gunung untuk mendapatkan air.

©okezone

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top