Pelesir

Buat Traveler, Cobalah Eksotisme Suara Meriam Mistis di Gunung Subani Balantak

Pemangdangan Gunung Subani (Melissa Bonauli/detikTravel)

BANGGAI, KABAR SELEBES – Eksotisme Sulawesi Tengah memang patut diacungi jempol. Namun traveler siap-siap dibuat merinding oleh suara meriam mistis dari balik Gunung Subani, Sulteng.

detikTravel mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Desa Balantak, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pekan lalu. Di sana ada cerita mistis dari balik Gunung Subani.

Gunung Subani yang cantik bisa kita lihat dari puncak Bukit Lukapakan. Konon akan ada suara meriam Jepang di bulan tertentu.

“Suara itu akan muncul pada 16 bulan di langit, ” kata Boldhy, pemandu wisata Tempotika Dive Site kepada detikTravel.

Maksud dari 16 bulan di langit adalah tiap bulan purnama ke-16 akan terdengar suara meriam dari Gunung Subani. Masyarakat lokal percaya bahwa itu adalah suara meriam Jepang yang dulu digunakan saat berperang.

“Tidak ada meriamnya di sana, hanya suara saja,” jelas Odhy.

Gunung Subani merupakan salah satu tempat pertahanan tentara Jepang di Sulawesi Tengah. Kalau turun dari puncak Bukit Lukapan melalui jalur selatan, maka traveler akan melalui sebuah tempat yang disebut dapur.

Tempat ini memang digunakan sebagai dapur umum oleh tentara Jepang. Sehingga mereka yang turun dari Gunung Subani bisa beristirahat di sana.

Sayang, detikTravel tidak sempat berkunjung ke sana dikarenakan tempatnya yang berjarak 45 menit dari Desa Balantak. Namun melalui wawancara oleh warga setempat, dapur hanya diisi oleh satu rak semen yang digunakan sebagai tempat memasak.

Traveler yang ingin berkunjung ke sini harus menempuh jarak sekitar 3 jam dari Kota Luwuk dengan menggunakan mobil atau disebut oto oleh warga setempat. Yuk habiskan long weekend dengan berkunjung ke gunung cantik nan mistis, Subani!

©detiktravel.com

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top