Parigi Moutong

Sejumlah Tokoh Lintas Agama dan Etnis di Parimo Gelar Deklarasi Kebhinekaan

Para tokoh lintas agama mendeklarasikan diri untuk tetap menjaga kebhinekaan di Kabupaten Parigi Moutong. Deklarasi Kebhinekaan Songulara Mombangu itu berlangsungvdi halaman kantor Bupati, Selasa (29/11) (Foto: M.Dalil/Humas)

Para tokoh lintas agama mendeklarasikan diri untuk tetap menjaga kebhinekaan di Kabupaten Parigi Moutong. Deklarasi Kebhinekaan Songulara Mombangu itu berlangsungvdi halaman kantor Bupati, Selasa (29/11) (Foto: M.Dalil/Humas)

PARIGI MOUTONG, KABAR SELEBES – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong ikut merespon dinamika sosial dan politik yang terjadi di tanah air saat ini. Seruan Presiden RI kepada seluruh anak bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan direspon oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dengan menggelar Apel kebhinekaan di halaman kantor Bupati, Selasa (29/11).

Apel yang diikuti sejumlah tokoh lintas agama dan etnis itu ditandai dengan deklarasi kebhinekaan Songu Lara Mombangu (Satu hati satu tekad membangun).  Selain tokoh lintas agama dan etnis, deklarasi kebhinekaan itu juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong bersama unsur Forkompinda.

Deklarasi Kebhinekaan itu dipimpin langsung oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Parigi Moutong, H. Jalil G Bua. Usai deklarasi, seluruh peserta apel kebhinekaan membubuhkan tanda tangan diatas selembar kain putih.

Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE dalam sambutannya mengatakan, apel kebhinekaan itu dimaksudkan untuk merajut hubungan persatuan dan kesatuan negara kesatuan republik indonesia (NKRI). “Melalui apel khebinekaan ini pula, saya harpakan kita jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang hanya menyesatkan kita,”tandasnya.

Kata dia, saat ini banyak kejadian-kejadian yang dapat menimbulkan isu sara, jika tidak behati-hati maka masyarakat akan terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan bersama. “Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kesadaran  dengan menjunjung tinggi kebhinekaan, kemajemukan, adat istiadat, sosial budaya, toleransi antara masyarakat dan sesama umat beragama sebagai pilar kesatuan dan kesatuan demi keutuhan negara kesatuan republik indonesia,”ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta apel untuk menjaga persatuan songu lara mombangu yang selama ini telah berjalan dengan baik di Kabupaten Parigi Moutong dan terus melakukan berbagai terobosan yang sifatnya membangun. “Mari kita tingkatkan kehidupan yang harmonis, sejuk, dinamis, cinta kasih antar sesama umat beragama sehingga Parigi Moutong menjadi kabupaten yang dapat dibanggakan oleh daerah-daerah lain,”harapnya. (M Arif/Humas Pemkab Parimo)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top