Donggala

Ini Alasan Kenapa Musda Golkar Donggala Batal Digelar

Suasana Musda partai Golkar Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sebelum dibatalkan, Sabtu (12/11/2016). (Jose Rizal/KabarSelebes.com)

Suasana Musda partai Golkar Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sebelum dibatalkan, Sabtu (12/11/2016). (Jose Rizal/KabarSelebes.com)

DONGGALA, KABARSELEBES – Batalnya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, yang di gelar Sabtu (12/11/2016) kemarin, menimbulkan tanda tanya di kalangan kader partai berlambang pohon beringin rimbun itu. Beredar kabar, Musda itu di batalkan karena ada dukungan ganda dari Pengurus Kecamatan kepada Calon Ketua DPD Golkar Donggala.

Namun Ketua Panitia Musda, Adhar Kambay kepada Kabarselebes.com mengungkapkan alasan dibatalkanya Musda tersebut. Menurutnya, tidak ada hal yang urgen. Musda dibatalkan hanya masalah teknis.

“Ini persoalan tehnis administrasi saja, dan memang saya akui ada sepuluh kecamatan bermasalah kemudian dinonaktifkan,” ujarnya

Sepuluh kecamatan yang bermasalah tersebut, antara lain Sojol Utara, Sojol, Balaesang Tanjung, Balesang, Dampelas, Sindue Tobata, Banawa, Banawa Tengah, Riopakava dan Pinembani.

“Kami temukan ada dukungan ganda pada salah satu calon. Otomatis mereka diberhentikan dan Plt Golkar Donggala, pak Hasyim Hadado mengganti pengurus baru, nah ini belum ada SK nya,” sebut Adhar.

Menurut Adhar, pelaksanaan Musda semua sudah sesuai dengan mekanisme, hanya saja penundaan hari Musda tersebut merupakan bagian dari dinamika politik.

“Saya harus akui Kabupaten Donggala tensi politik jelang pelaksanaan Musda sangat tinggi,” bebernya.

Ketika ditanya apakah pemilihan Ketua DPD II hari ini sudah diseting untuk memenangkan calon tertentu secara aklamsi, karena ditemukannya permainan ditingkat kecamatan, Adhar membantah hal tersebut. Menurut dia, dari beberapa kabupaten yang sudah menggelar Musda, hanya Donggala sangat sulit karena memiliki kader terbaik yang mau membesarkan Golkar.

“Di beberapa Kabupaten lain aklamasi. Tetapi konteks Donggala tidak berlaku karena semua competitor mau menang dan mereka kader terbaik Golkar yang ada di Donggala. Soal ada dugaan permainan di tingkat kecamatan saya tidak mau berkomentar. Itu bukan ranah saya,” pungkasnya. (Jose Rizal)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top