Donggala

Bekas Rumah Asisten Residen Belanda di Donggala Diusulkan Jadi Museum

Pemandangan depan Rumah Asisten Residen Belanda di Donggala Tahun 1926. (Dok Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Donggala)

Pemandangan depan Rumah Asisten Residen Belanda di Donggala Tahun 1926. (Dok Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Donggala)

DONGGALA, KABAR SELEBES – Bekas rumah Asisten Residen Belanda yang terletak di Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, diusulkan untuk menjadi mueum. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Donggala, Saja’un, belum lama ini.

Saat ini, rumah tersebut kata Saja’un tidak lagi sesuai bentuk aslinya karena sudah dipugar. Pertama menjadi rumah dinas Camat Banawa, kemudian yang terakhir dijadikan rumah dinas Wakil Bupati Donggala.

Menurut Saja’un dipilihnya lokasi tersebut karena memiliki nilai historis yang sangat penting dan di antara bekas yang tersisa masih adanya tangga-tangga sejak zaman Belanda sampai saat ini.

“Dalam perencanaan pembangunan museum ini akan dikembalikan bentuk aslinya seperti zaman pemerintah Hindia Belanda. Secara arsitektur sangat menarik dan artistik sebagaimana terlihat dalam foto yang ada,” kata Saja’un.

Menurutnya, rencana tersebut sudah mendapat persetujuan dari Bupati, dan telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta.

“Penyampaian secara langsung ke pemerintah pusat sudah kami lakukan melalui sebuah sebuah proposal yang kemudian sangat direspon. Cuma saja soal waktu, karena saat hal ini kami ungkapkan, pihak kementerian katakan meskipun agak terlambat diajukan tetap akan diagendakan ke depan,” jelas Saja’un. (jr)

Comments

comments

Terpopuler Minggu Ini

To Top